Hei.....
Cobalah kau lihat dan rasakan
Bagaimana mereka menghadapi hidup?
Bagaimana mereka menghargai kesempatan?
Tak perlu kau menjadi mereka
Hanya dengan merasakan itu sudah cukup
Karena dengan begitu, engkau akan lebih menghargai apa adanya dirimu
Hei.....
Stop semua dengki dan iri di hatimu
Mulailah jalan hidupmu dengan kemurnian
Resapi bait demi bait yang telah kau lalui
Lepaskan satu persatu rantai yang membelenggu pikiranmu
Yang membuat otakmu naif dan kerdil
Hei...
Mulailah dari saat ini juga
Karena tak ada kata kemarin maupun esok
Hidupmu adalah sekarang
Jumat, 11 Februari 2011
Sabtu, 05 Februari 2011
Cahaya Tanpa Matahari
Ku masih mencoba mengais sisa-sisa harapan dalam hati
Membekukannya hingga menjadi segumpal keyakinan
Yang sewaktu-waktu bisa mencair oleh panasnya gelora jiwa
Ku bangun istana di dalam kalbuku
Istana yang terbuat dari keping-keping sterofoam
Serta potongan-potongan kertas yang kemilau
Indah memang.....namun rapuh...
Kalbu yang dulu putih dan selembut kapas
Kini telah ternodai oleh titik-titik warna hidupmu
Titik menjadi sebuah garis, garis membentuk sebuah rupa
Terus terlukis dengan indah di tiap lembaran kalbuku
Dan terhenti.....
Tanpa bisa aku menolak, tanpa bisa aku katakan jangan
Semuanya ini belum sempurna
Haruskah cahaya menjemput sang matahari?
Mengertilah bahwa cahaya takkan pernah ada tanpa matahari
Hanya kamu yang dapat menyempurnakan semuanya
Langganan:
Postingan (Atom)