Aku bisa membuatmu membisu
Mengunci sudut bibirmu dan menjadikannya kaku
Aku bisa mematikan tiap saraf dalam tubuhmu
Hingga kau tak mampu lagi melangkah dan berlalu
Aku bisa mencairkan seluruh otakmu
Agar kau tak dapat lagi memikirkan hal lain dalam hidupmu
Namun..........belum sempat aku lakukan itu
Kuasamu tlah memburu dan menyanderaku
Kau kunci tiap inci dalam hatiku
Meleburkannya dalam rupa rasamu
Hingga aku tau, aku adalah tawananmu
Meski aku terbelenggu olehmu
Tapi tak pernah kau jadikan aku sebagai budakmu
Kau bebaskan aku tuk menjadi yang aku mau
Tak pernah memaksaku menjelma bagai merpati dalam sangkar emasmu
Terima kasih karena kau mencintaiku
Rasa sayangku takkan pernah bisa melepasmu
Sabtu, 16 April 2011
Jumat, 15 April 2011
Pesan Senja
Senja membawa cerita
Menyenandungkan irama jiwa
Membuai sisi-sisi dalam raga
Bergerak dengan ayunan lembut
Menyisir helai demi helai rambutku
Rona merah di sudut sana
Ku coba pahami dan rasakan sandi yang tersirat
Inikah sebuah pesan, kumpulan kisah usang
Bagai daun berguguran diterpa sang bayu
Yang tak pernah menentang, meski akhirnya terbuang
Menyenandungkan irama jiwa
Membuai sisi-sisi dalam raga
Bergerak dengan ayunan lembut
Menyisir helai demi helai rambutku
Rona merah di sudut sana
Ku coba pahami dan rasakan sandi yang tersirat
Inikah sebuah pesan, kumpulan kisah usang
Bagai daun berguguran diterpa sang bayu
Yang tak pernah menentang, meski akhirnya terbuang
Kamis, 31 Maret 2011
Sahabat
Sahabat
Bukan bagaimana ia bisa cocok dengan hati ini
Bukan bagaimana ia harus mengerti keadaan saat ini
Bukan bagaimana ia mau dan mengerti seperti yang kita mau
Namun bagaimana diri ini bisa menerima hal lain dalam persahabatan
Sahabat
Bukan kita harus tau kelebihan dan kekurangannya
Bukan hanya menjadi tempat berbagi dan memberi
Bukan sekedar menasehati dan mengkritik semua salah dan benar
Namun bagaimana bisa memaafkan semua kekacauan yang ada
Dan menemukan benang merah dengan hati yang ikhlas
Senin, 28 Maret 2011
DILEMA
Bagai berjalan didalam lumpur
Semakin aku berlari, semakin mengikat dan menyeret langkahku
Untuk berkubang didalamnya
Begitu juga dilema ini, mengajakku pergi ke ambang batas
Membuatku terperosok dalam bimbang dan pilihan
Sanggupkah tubuh ini melepaskan tetesan darah
Membiarkannya diluar vaskulerku dan meninggalkan goresan yang dalam
Lalu sampai kapankah luka itu akan mengering?
Mungkinkah?
Atau virus-virus nakal yang lebih dulu menghampirinya?
Perih dan membiru seluruh ragaku
Aku tak sanggup membayangkan semua itu
Benarkah ada gap diantara kita yang membuat kita tak bisa menyatu?
Layaknya air dan minyak yang tak pernah berkawan
Benarkah semuanya akan usai dan hanya menjadi sebuah cerita saja?
Seperti kisah Romeo dan Juliet yang tak pernah abadi
Seperti jantung yang tak pernah lelah memompa darah
Mendorongnya untuk mencapai tiap sisi tubuh
Menghantarkan oksigen untuk bertemu dengan jaringan
Tak perdulikan lagi bahwa miokardnya kan infark
Begitupun hatiku, takkan pernah lelah aku pertahankan rasa ini
Meski hati dan tubuhku kan melemah karenanya
Bukan aku bodoh ataupun naïf
Aku hanya ingin sepanjang hidupku menjadi bagian jiwamu
Mengajakmu melihat cakrawala dunia ini
Mengantarkanmu menggapai mimpi meraih bintang
Bersama sentuhan dari hatiku yang tulus dan abadi untukmu
Lalu…
Bagaimanakah akhir ceritaku?
Akankah kau patahkan hatiku yang rapuh ini?
Kau padamkan lentera kecil dihatiku?
Membiarkan cahaya masuk semaunya tanpa pupil bisa mengaturnya
Hanya karena debu yang kecil, membutakkan otakmu untuk menganalisa
Aku disini untuk bertahan
Hingga ragaku tak mampu lagi tuk berdiri dan terhempas karenanya
Jatuh Hati Padamu
Beberapa hari ini nama itu menggelitik hatiku
Mengusik keseharianku
Seolah menggodaku dan tak biarkan
Bibir ini tuk berhenti tersenyum
Apakah seperti ini rasanya menjadi gila?
Saat nama terucap, wajahmu terbayang
Meski tanpa memandang, pikiranku merawang
Mereka bilang “kamu tak tampan”, tapi bagiku “cukup rupawan”
Hihihi…
Lagi-lagi mereka mengejekku, tapi kamu hanya diam
Berlalu, acuh tanpa meninggalkan sebuah senyuman
Pangeranku……lihat aku disini
Akulah putri impian yang kamu cari
Pleeeettaaakkk………….!!!!
Oh….spidol pak guru jatuh
Kok jadi banyak bintang-bintang?
Jumat, 11 Februari 2011
Hei
Hei.....
Cobalah kau lihat dan rasakan
Bagaimana mereka menghadapi hidup?
Bagaimana mereka menghargai kesempatan?
Tak perlu kau menjadi mereka
Hanya dengan merasakan itu sudah cukup
Karena dengan begitu, engkau akan lebih menghargai apa adanya dirimu
Hei.....
Stop semua dengki dan iri di hatimu
Mulailah jalan hidupmu dengan kemurnian
Resapi bait demi bait yang telah kau lalui
Lepaskan satu persatu rantai yang membelenggu pikiranmu
Yang membuat otakmu naif dan kerdil
Hei...
Mulailah dari saat ini juga
Karena tak ada kata kemarin maupun esok
Hidupmu adalah sekarang
Cobalah kau lihat dan rasakan
Bagaimana mereka menghadapi hidup?
Bagaimana mereka menghargai kesempatan?
Tak perlu kau menjadi mereka
Hanya dengan merasakan itu sudah cukup
Karena dengan begitu, engkau akan lebih menghargai apa adanya dirimu
Hei.....
Stop semua dengki dan iri di hatimu
Mulailah jalan hidupmu dengan kemurnian
Resapi bait demi bait yang telah kau lalui
Lepaskan satu persatu rantai yang membelenggu pikiranmu
Yang membuat otakmu naif dan kerdil
Hei...
Mulailah dari saat ini juga
Karena tak ada kata kemarin maupun esok
Hidupmu adalah sekarang
Sabtu, 05 Februari 2011
Cahaya Tanpa Matahari
Ku masih mencoba mengais sisa-sisa harapan dalam hati
Membekukannya hingga menjadi segumpal keyakinan
Yang sewaktu-waktu bisa mencair oleh panasnya gelora jiwa
Ku bangun istana di dalam kalbuku
Istana yang terbuat dari keping-keping sterofoam
Serta potongan-potongan kertas yang kemilau
Indah memang.....namun rapuh...
Kalbu yang dulu putih dan selembut kapas
Kini telah ternodai oleh titik-titik warna hidupmu
Titik menjadi sebuah garis, garis membentuk sebuah rupa
Terus terlukis dengan indah di tiap lembaran kalbuku
Dan terhenti.....
Tanpa bisa aku menolak, tanpa bisa aku katakan jangan
Semuanya ini belum sempurna
Haruskah cahaya menjemput sang matahari?
Mengertilah bahwa cahaya takkan pernah ada tanpa matahari
Hanya kamu yang dapat menyempurnakan semuanya
Langganan:
Postingan (Atom)